bunga mrak adalah sejenis bunga yang sangat bermanfaat bagi tubuh manusia ,karna dapat mnjaga daya tahan tubuh , terlebih pada lali laki karna dapat menambah setamina dan kesetabilan tubuh pria , sehingga tubuh tidak cepat letih dan capek, kandungan yang sangat luar biasa tersebut sering di gunakan sebagai obat yang sangat ampuh bagi tubuh ,hal tersebut juga ada pada Titan Gel karna kandungan dan manfaat nya sama,
=======================================================================
Bunga merak atau Caesalpinia Pulcherrina adalah asli dari Asia dan Afrika. Selain cantik, tanaman ini juga memiliki
banyak sifat, seperti obat-obatan untuk halus, mata merah menstruasi, diare, maag, perut kembung dan kejang panas di
anak.Misalnya untuk diare, kulit batang kembang merak ditumbuk sampai halus kemudian diseduh dengan air Hangat
.Meskipun demikian, ibu hamil tidak boleh digunakan sebagai bunga merak obat.
Daunnya berupa daun majemuk menyirip genap ganda , dengan 4 – 12 pasang anak daun yang bentuknya bulat telur sungsang
yang ujungnya bulat dan pangkalnya menyempit. Tepi daun rata dengan permukaan atas berwarna hijau dan permukaan bawah
berwarna hijau kebiruan serta mempunyai panjang 1 – 3,5 cm dan lebarnya 0,5 – 1,5 cm. Pada malam hari tanaman ini akan
menguncupkan daunnya.
Bunganya berupa bunga majemuk yang tersusun dalam tandan yang panjangnya 15 – 50 cm dan berwarn merah atau kuning.
Buahnya berupa buah polong yang berbentuk pipih dengan panjang 6 -12 cm dan lebarnya 1,5 cm. Buahnya berisi 1 – 8 buah
biji yang dapat dimakan. Buah yang sudah tua berwarna hitam.
Bunga kembang merak mempunyai rasa manis, tawar, dan netral yang efektif melancarkan sirkulasi darah dan haid,
abortivum, dan emenagogum. Kulit kayunya mempunyai rasa kelat dan berfungsi sebagai peluruh haid.
Kandungan kimia dalam kembang merak antara lain :
-bunga kembang merak mengandung tanin, gallic acid, resin, dan zat merah
-daunnya mengandung alkaloid, saponin, tanin, glucoside, calsium okdalat
-kulitnya mengandung plumbagin, lumbagol, zat samak, alkaloid, saponin, tanin, dan calsium oksalat.
Bunga, daun, kulit, dan akar tanaman ini dapat digunakan untuk pengobatan. Beberapa penyakit yang dapat diobati
menggunakan masing-masing bagian tersebut antara lain :
-Bunga : mengobati menstruasi (haid) tidak lancar, luka terpukul, panas, kejang panas pada anak, erysipelas, dan mata
merah
-Kulit kayu : mengobati diare
-Akar : mengobati kejang pada anak, dan demam
-Daun : mengobati perut kembung, hepatitis, sariawan, demam, dan penyakit kulit
-Buah : mengobati diare dan disentri.
Perbanyakkan tanaman ini biasanya dilakukan dengan menggunakan biji.
1. Mengobati kejang panas pada anak
Cara penggunaannya
Siapkan 5 kuntum bunga
20 gram daun
3 jari akar
3 jari kulit batang Kembang Merak
kemudian dicuci bersih
ditumbuk halus.
Tambahkan air garam secukupnya.
Gunakan untuk menggosok leher, punggung, dan kaki anak.
2. Mengobati sariawan
Cara penggunaannya:
Siapkan daun Kembang Merak secukupnya
lalu dicuci bersih
direbus hingga mendidih,
lalu disaring, airnya dipakai untuk kumur-kumur.
-Sariawan : merebus daun kembang merak dan menggunakan air rebusannya untuk berkumur-kumur
3. Mengonati perut kembung
Cara penggunaannya:
Siapkan daun Kembang Merak
Alang-Alang
Bawang Putih secukupnya
lalu dicuci bersih
ditumbuk halus sampai menjadi bubur
Perut kembung : menumbuk daun kembang merak ditambah alang-alang dan bawang putih sampai menjadi bubur kemudian
balurkan ke perut.
4. Mengobati Demam
Cara penggunaannya:
Siapkan bunga Kembang Merak secukupnya yang dicuci bersih
direbus lalu airnya diminum setelah disaring.
5. Mengobati radang hati (hepatitis)
Cara penggunaannya:
Siapkan daun Kembang Merak secukupnya
30 gram daun serut/mirten yang dicuci bersih
Direbus dengan air secukupnya lalu disaring
Diminum airnya hangat-hangat.
6. Mengobati diare akut
Cara penggunaannya :
Siapkan kulit batang tumbuhan Kembang Merak yang dicuci bersih
Ditumbuk hinga halus, diseduh dengan 100 cc air
Lalu diminum hangat-hangat.
Catatan : Wanita hamil dilarang mengkonsumsi tanaman obat ini






0 komentar:
Posting Komentar